Kamis, 08 April 2010

FIRMAN ALLOH YANG MAHA BESAR

Dari surat Ar Ra'd (13) Allah berfirman :*(19) Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran,*(20) (yaitu) orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian,*(21) dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk.*(22) Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridaan Tuhannya, mendirikan salat dan menafkahkan sebagian rezki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan, orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik),*(23) (yaitu) surga "Adn yang mereka masuk kedalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, istri-istrinya, dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu;*(24) (sambil mengucapakan) "Salamun 'alaikum bima sabartum." Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.Siapa yang dimaksud dengan orang-orang yang berakal?*pertama: memenuhi janji Allah,*kedua: memelihara hubungan slaturami yang kokoh,*ketiga: takut kepada Allah,*keempat: takut kepada "hisab" pada hari kiamat,*kelima: sabar dalam menghadapi cobaan dan rintangan,*keenam: mendirikan salat,*ketujuh: menafkahkan sebagian rezki secara sembunyi maupun terang-terangan,*kedelapan: menolak kejahatan dengan kebajikanOrang-orang yang memiliki sifat-sifat tersebut akan memperoleh balasan yang baik dari Allah SWT, yaitu kehidupan bahagia di Surga, dan menerima ucapan selamat dari para malaikat.Semua rahmat tersebut berkat kesabaran mereka dalam memikul tanggungjawab segala macam penderitaan selama hidup di dunia ini.Surga adalah kesudahan yang baik dari kehidupan duniawi ini.ulasan ini cuplikan dari Al Qur'an dan Tafsirnya, Universitas Islam Indonesia.
***********************************************

ABDI ALLAH YANG MENDAPAT KEMULYAAN

Abdi Allah yang mendapat kemuliaan.* (63) Dan abdi-abdi Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik.* (64) Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.* (65) Dan orang-orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, jauhkan azab Jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya adalah kebinasaan yang kekal.* (66) Sesungguhnya Jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.* (67) Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan dan tidak (pula) kikir dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.* (68) Dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya).* (69) (yaitu) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina,* (70) kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.* (71) Dan orang yang bertaubat dan mengerjakan amal saleh, maka sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya.* (72) Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang)yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.* (73) Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Tuhan mereka, mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang-orang yang tuli dan buta.* (74) dan orang-orang yang berkata: "Ya Tuhankami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami) dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.* (75) Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam surga), karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya.* (76) mereka kekal di dalamnya. Surga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman.Itulah sifat-sifat yang harus dimiliki oleh seseorang mukmin yang berhak mencapai tingkat julukan-julukan abdi Allah Yang Maha Penyayang.Dan orang-orang yang mencapai abdi Allah Yang Maha Pehyayang itu akan diridai Allah dan ditempatkan Allah di akhirat pada tempat yang paling mulia dan paling tinggi di dalam surga dihormati dan dimuliakan oleh para malaikat dan diberi karunia dan rahmat Allah yang tidak putus-putusnya

MERAIH KEMULYAAN

Bismillahirrahmanirrahiim. Ya Allah, sesungguhnya hamba berinternet ini atas izin Paduka dalam kenikmatan, kesehatan dan perlindungan. Maka sempurnakanlah untuk hamba kenikmatan, kesehatan dan perlindungan Paduka itu. Amin [maryonoyc.blogspot.com
* ... Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di anatara kamu....
Renungkan !Takwa !Nah kalau demikian kita berupaya agar kita makin menjadi orang yang makin takwa kepada Allah.Kita kan makin mulia di sisi Allah. Bukankah kemuliaan itu derajat yang amat tinggi dalam kehidupan ini.Renungkanlah !Dan bergegaslah meraih takwa.Lalu, apa hakekat takwa itu?Melaksanakan perintah Allah, dan menghindari untuk mengerjakan apa-apa yang dilarang oleh Allah. Untuk itu cukup Al Qur-an sebagai pedoman dan petunjuknya.Dan Nabi Muhammad saw sebagai tauladan pelaksana.Mari kita mulai melangkah menuju takwa.Dari wwwmaryono75 : Email:suryanatono@yahoo.com atau :tono.maryono@gmail.com